Penyakit Cacar

Penyakit cacar dalam bahasa kedokteran disebut juga sebagai Variola dan dalam bahasa inggrisnya disebut dengan small pox. Penyakit yang disebabkan oleh virus poks (pox virus) ini sudah ada sejak berabad-abad yang lalu dan penyati cacar ini termasuk penyakit yang sangat cepat dalam penularannya.

Penyakit cacar apabila menyerang bayi atau usia lanjut beakibat fatal karena penyakit ini akan meninggalkan bekas luka cacar yang pecah, bila cacar terjadi di sekitar wajah, akan meninggalkan bekas berupa bopeng. Cacar air yang terjadi pada usia lanjut umumnya dilatar belakangi oleh penurunan fungsi tubuh serta penyakit yang diderita seperti diabetes yang menyebabkan luka infeksi berupa koreng atau keropeng akibat kadar gula darah tinggi.

Gambar penyakit cacar pada anak

Penyebab Penyakit Cacar

Penyakit cacar hanya menyerang sekali seumur hidup, namun bakteri atau virus penyebab cacar tidak dengan mudah dimusnahkan, namun bakteri dan virus tetap tersimpan pada lapisan kulit terdalam.

Cacar itu sendiri merupakan penyakit yang umum terjadi terutama pada bayi yang baru lahir atau balita dalam rentang usia hingga 2-5 tahun. Jika pada bayi atau balita, cacar timbul karena fungsi daya tahan tubuh terhadap perlawanan penyakit masih lemah dan belum berfungsi dengan optimal.Namun pada bayi atau balita umumnya diberikan imunisasi atau vaksinasi terhadap suatu jenis penyakit yang mungkin sering muncul terutama pada usia bayi atau balita.

Penyakt cacar ini juga dapat disebabkan dari lemahnya sistem kekebalan tubuh pada penderita, penderita yang tinggal dalam lingkungan yang tidak bersih atau ligkungan yang tidak sehat, pola hidup yang tidak sehat, dan penyebab yang paling umum adalah akibat dari penularan penyakit cacar dari penderita lain yang pernah melakukan kontak langsung dengan anda.

Gejala Penyakit Cacar

Penyebaran penyakit ini dapat melaui cairan yang keluar dari lepuh pada kulir penderita cacar air yang bisa menularkan pada orang lain. Dapat juga melalui benda-benda yang terkena cairan dari lepuh cacar airpun dapat menularkan pada orang lain bila tersentuh. Jika penderita cacar air batuk atau bersin dapat menularkan penyakit ini lewat udara yang tidak sengaja terhirup oleh orang yang ada disekitar penderita.

Pada permulaan dari prnderita cacar, penderita akan merasa sedikit demam, pilek, cepat merasa lelah, lesu, dan lemah. Gejala-gejala ini adalah gejala yang terhitung khas untuk infeksi virus. Pada kasus yang lebih berat gejala yang mungkin muncul pada penderita penyakit cacar air ini, bisa didapatkan rasa nyeri sendi, sakit kepala dan pusing. Beberapa hari kemudian akan mulai timbul kemerahan pada kulit yang berukuran kecil yang pertama kali ditemukan di sekitar dada dan perut. Bercak kemerahan pada kulit juga dapat muncul di bagian punggung lalu diikuti timbul di anggota gerak dan wajah lainnya.

Kemerahan yang muncul pada kulit penderita ini lalu akan berubah menjadi lenting-lenting yang berisi cairan dengan dinding yang tipis. Ruam yang muncul pada kulit ini mungkin terasa agak nyeri atau gatal sehingga dapat tergaruk secara tak sengaja. Jika lenting ini dibiarkan maka akan segera mengering membentuk keropeng (krusta) yang nantinya akan terlepas dan meninggalkan bercak pada kulit yang lebih gelap, berbeda dengan kulit yang tidak ditumbuhi lentingan. Bekas bercak pada kulit ini lama-kelamaan akan pudar sehingga beberapa waktu kemudian tidak akan meninggalkan bekas lagi.

Lain halnya jika lenting cacar air tersebut yang sengaja untuk di pecahkan. Krusta atau keropeng yang timbul pada kulit penderita akan segera terbentuk luka yang lebih dalam sehingga akan mengering lebih lama. kondisi ini memudahkan infeksi bakteri terjadi pada bekas luka garukan tersebut. setelah luka atau krusta mengering bekas cacar air pada tubuh penderita akan menghilangkan bekas luka yang dalam. Terlebih lagi jika penderita adalah dewasa atau dewasa muda, bekas cacar air akan lebih sulit menghilang.

Perawatan Penyakit Cacar

Tips Merawat Anak yang Terkena Cacar Air yang sangat menular dan disebabkan oleh virus varisela zoster ini. Berikut beberapa tips yang dapat anda gunaka untuk merawat anak yang terkena cacar air :

  • Perawatan yang dilakukan pada penderita sebaiknya dilakukan oleh orang yang sudah pernah terjangkit cacar air. Biasanya, penderita yang sudah terkena cacar air akan memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik terhadap penyakit tersebut.
  • Segera bawa anak ke dokter untuk memastikan apakah benar anak anda menderita cacar air atau hanya penyakit demam biasa. Supaya dokter dapat memberikan obat cacar yang tepat untuk anak anda.
  • Pisahkan barang-barang yang biasa digunakan oleh anak anda dengan barang milik orang lain, seperti baju, handuk, piring, gelas, sisir, atau peralatan lain yang berhubungan langsung dengan anak anda yang sedang menderita penyakit cacar. Bersihkan peralatan tersebut secara terpisah dengan air hangat. Tempatkan pula penderita dalam tempat tidur terpisah, ganti seprai setiap hari.
  • Anak anda yang sedang mengalami cacar air tetap boleh ditemui, tetapi jangan terlalu dekat jaraknya dengan anak anda, sehingga napasnya tidak terhirup dan virus tidak menyebar atau menular ke orang yang ada disekitar.

Penyakit Cacar

Posted in Penyakit Cacar | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara Mengobati Cacar Dengan Alami

Cara Mengobati Cacar Dengan Alami salah satunya adalah dengan menjaga kebersihan tubuh. Mungkin diantara kita sudah pernah terserang penyakit cacar. Penyakit cacar merupakan salah satu jenis penyakit yang ditandai dengan munculnya bintil merah berair yang muncul dibagian tubuh. Rasanya mungkin agak gatal dan membuat kita menjadi lebih sering menggaruknya. Padahal menggaruk lesi cacar ini malah akan membuat kondisi cacar menjadi lebih parah.

Gejala Penyakit Cacar

Cara Mengobati Penyakit Cacar

Cara Mengobati Penyakit Cacar

Gejala penyakit cacar biasanya ditandai dengan demam selama 3 hari, kemudian muncul bintil kemerahan yang kemudian lama kelamaan akan berubah menjadi seperti gelembung yang isinya cairan bening seperti cairan mata, rasa gatal pada lesi, dan kadang pada kasus yang berat juga disertai dengan batuk dan pilek.

Cara Mengobati Cacar Dengan Alami

Cara mengobati cacar dengan bahan dan pengolahan yang alami bisa anda lakukan dengan ramuan bahan yang berasal dari bahan herbal seperti dibawah ini :

Resep 1. Cara Mengobati Cacar Dengan Alami

Bahan-bahan yang diperlukan : 1 sdm jintan, sebuah dlingo, setengah bangle, 1 buah pinang muda, 3 helai daun sirih, dan 1 temu sore.

Cara membuat : cuci hingga bersih semua bahan, lalu lumatkan semua bahan-bahan diatas, kemudian diperas. Setelah itu ambil airnya dan diminumkan sehari-hari, setiap kali minum 1 sendok makan.

Resep 2. Cara Mengobati Cacar Dengan Alami

Bahan-bahan yang diperlukan : 25gram temulawak, 15gram asam jawa, 15gram kencur, dan 600cc air bersih.

Cara membuat : Cuci dan potong kecil-kecil semua bahan-bahan yang tadi sudah disediakan. Kemudian rebus dalah 600 cc air bersih hingga mendidih dan sampai air berkurang setengahnya. Setelah itu air rebusan tadi bisa anda minum 2-3 kali sehari sampai penyakit cacar anda membaik dan sembuh.

Resep 3. Cara Mengobati Cacar Dengan Alami

Bahan-bahan yang diperlukan : Jagung muda yang sudah dibuang rambutnya hingga bersih.

Cara membuat : cuci hingga bersih jagung muda yang sudah anda sediakan dan diparut. Setelah semua jangung diparut kemudian oleskan pada kulit tubuh yang terkena cacar. Ramuan dari jagung muda ini dapat dipakai saat cacar masih menjangkit tubuh penderita dan dilanjutkan pada masa penyembuhan dan proses menghilangkan bekas cacar pada tubuh penderita.

Resep 4. Cara Mengobati Cacar Dengan Alami

Bahan-bahan yang diperlukan : Daun Pegagan dan madu secukupnya

Cara membuat : Ambil daun pegagan yang sudah anda sediakan secukupnya saja dan cuci hingga bersih. Kemudian dibuat jus dan dicampurkan dengan madu sesuai selera anda agar rasa lebih enak. Daun pegagan ini akan dapat membantu proses peremajaan kulit dari dalam akibat dari penyakit cacar yang di derita.

Jika Anda terserang penyakit cacar air, maka pasti pada kulit Anda akan terdapat bintik-bintik yang berwarna hitam pada kulit, serta mungkin saja menjadi berlubang juga.

Cara mengobati cacar dengan alami khususnya untuk bekas cacar yang sudah berlubang adalah dengan kulit telur. Caranya adalah dengan menghilangkan selaput putih yang melekat pada kulit dibagian dalam kulit telur yang sudah dicuci bersih, kemudian tumbuklah hingga halus. Kemudian bubuhkanlah tepung tersebut di bagian kulit yang ada fleknya, menggunakannya seperti menggunakan bedak angin. Lakukanlah hal ini dengan teratur.

Cara mengobati cacar dengan alami lainnya yang dapat anda gunakan adalah dengan menggunakan bahan daun asam 1 genggam, empu kunyit 1 potong. Cara membuat adalah daun asam dan juga empu kunyit dicuci terlebih dahulu sampai bersih, kemudian ditumbuk hingga halus sampai menjadi adonan. Ramuan ini harus dioleskan pada bagian tubuh yang gatal sampai gatal menjadi hilang. Kunyit ini selain untuk mengobati penyakit cacar juga dapat digunakan untuk mengobati penyakit maag.

Penanganan pada Penderita Penyakit Cacar

Berikut ini beberapa cara atau tindakan yang dapat anda lakukan untuk penderita penyakit cacar antara lain :

  • Segera ke dokter untuk memastikan bahwa penderita benar menderita cacar air atau bukan.
  • jaga kualitas dan kuantitas makanan yang akan anda berikan pada penderita penyakit cacar. Beri makanan yang tinggi kalori dan protein, juga makanan sumber vitamin dan mineral.
  • Istirahat yang cukup. Jangan biarkan penderita pergi untuk keluar rumah selagi bintil cacar air masih dan akan terus timbul.
  • Perhatikan kondisi dan suhu tubuh dari penderita penyakit cacar setiap hari. Bila perlu, penderita diberi obat penurun panas membantu untuk meredakan demam yang dialaminya.

Pencegahan Penyakit Cacar Air

Untuk mencegah kemungkinan terkena atau tertular penyakit cacar air, dapat dilakukan dengan memberikan vaksinasi. Kalaupun terkena penyakit cacar air setelah vaksinasi, biasanya cacar yang diderita tidak sampai parah.

Vaksinasi yang dilakukan sebaiknya diberikan pada waktu anak masih berusia satu tahun ke atas, karena pada usia ini bayi sudah tak lagi memiliki kekebalan tubuh dari ibunya. Daya lindung vaksin yang diberikan pada anak ini bisa mencapai 97%, dan dapat diulang kembali untuk memberikan vaksinasi saat anak berumur 5 tahun.

Imunisasi untuk penyakit cacar juga tersedia bagi anak-anak yang berusia lebih dari 12 bulan. Orang dewasa yang terserang penyakit cacar air ini biasanya akan lebih parah dan terkadang dapat pingsan. Bagi anda yang sudah berusia di atas 50 tahun ada baiknya anda melakukan vaksinasi ulang untuk mengurangi resiko terserang penyakit cacar untuk yang kedua kalinya.

Cara Mengobati Cacar Dengan Alami

Posted in Penyakit Cacar | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Penyakit Cacar Air

Penyebab penyakit cacar air adalah virus Vericella atau disebut juga virus Vericella zostar (virus V-2). Virus ini dapat ditemukan dalam cairan vesikel, darah penderita, dan cairan selaput lendir. Penyakit cacar air yang menyerang anda  merupakan penyakit akut yang menular. Penyakit cacar ini memiliki gejala yang timbulnya berisi air (versikel) dipermukaan kulit dan selaput lendir. Penyakit cacar air  mudah menular, yaitu melalui percikan cairan ludah dan kontak langsung dengan cairan yang berisi virus tersebut. Penyakit ini dapat menyerang semua golongan umur. Biasanya dalam seumur hidup penyakit cacar air hanya diderita satu kali. Penyakit ini pada umumnya menyerang anak-anak. Lebih kurang 90% kasus cacar air terjadi sebelum usia 15 tahun. Dengan semakin bertambahnya usia pada remaja dan dewasa, gejala cacar air semakin bertambah besar.

Penyebab Penyakit Cacar Air

Penyebab penyakit cacar air ini adalah varisela zostar yang menjadi penyebab penyakit cacar yang sering terjadi di Indonesia, tidak hanya di Indonesua, penyakit ini juga menjangkit fi Australia dan menjadi perhatian serius dari pemerintah, karena setiap musim semi,  banyak anak-anak yang terserang penyakit ini di usia sekolah.

Penyakit cacar air pernah menjadi momok menakutkan. Tak hanya karena penyakit ini gampang menjalar, tapi juga mematikan. Sepuluh sampai dua puluh persen penderitanya meninggal dunia. Kalaupun masuh bisa bertahan hidup, biasanya wajah penderita akan bolong-bolong seperti parutan. Celakanya anak-anaklah yang sering menjadi korban keganasan penyakit ini.

Gejala Penyakit Cacar Air

Masa inkubasi dari penyakit cacar air ini adalah 11-12 hari. Gejala awal yang muncul adalah panas, lemah, malas, tidak nafsu makan, dan kadang-kadang disertai kemerahan pada kulit seperti biang keringat. Gejala selanjutnya adalah munculnya bintik merah kecil yang berubah menjadi benjolan berisi cairan jernih dan mempunyai dasar kemerahan. Cairan vesikal  setelah beberapa hari berubah menjadi keruh. Pada hari ke-3 atau ke-4, vesikel ini menyebar ke seluruh tubuh hingga menimbulkan rasa gatal. Cairan ini dapat dicegah dengan pemberian vaksin sehingga mennimbulkan kekebalan sekitar 2 minggu smetelah vaksinasi. Baksin cacar air dibuat dari virus varisela strain oka yang dilemahkan.  Vaksin ini pertama kali dikembangkan oleh Prof. Takahashi di jepang pada tahun 1971. Vaksin inilah yang merupakan vaksinvarisela pertama di dunia dan menjadi cikal bakal vaksin-vaksin varisela lainnya.  Cara mengobati penyakit ini adalah membunuh semua penyebab penyakit cacar air ini.

Pengobatan Untuk Penderita Penyakit Cacar Air

Untuk mengobati penyakiit cacar air ini dapat dilakukan dengan ramuaqn yang  terbuat dari macam-macam bahan herbal, antara lain :

  1. Jika  cacar air telah membengkak (membesar) maka setiap pagi hari dan sore haru si penderita cacar harus disemprot dengan kunyahan bawang merah dan kunci yang juga menjadi obat untuk cacar air.
  2. Bangle, dinglo, bawang merah, daun sirih,jinten hitam, pinang muda dan air secukupnya. Bahan-bahan tersebut dicampur dan kemudian ditumbuk hingga halus. Setelah halus kemudian disaring untuk diminumkan pada orang yang menderita cacar air.
  3. Pengobatan lainnya untuk menangani penyebab penyakit cacar air adalah dengan menggunakan kacang hijau yang direndam dalam air hingga mengembang. Tumbuk kacang hijau hingga halus dan olehkan pada bagian kulit yang berdapat bekas cacar air.
  4. Menggunakan buah mengkudu untuk mengurangi penyebab penyakit cacar yang anda derita. Ambil buah mengkudu yang sudah matang atau yang sudah berubah berwarna kuning. Kemudian cuci bersih dan buat jus. Minumlah jus mengkudu tersebut secara rutin 2 hingga 3 kali sehari sebagai obat cacar yang anda gunakan.
  5. Atau dapat juga anda lakukan pengobatan dengan menggunakan air putih. Meminum air putih yang banyak sudah sangat diketahui oleh banyak orang mengenai sejuta khasiat dari air putih yang baik untuk tubuh kita namun air pusih yang dikonsumsi adalah air putih yang layak minum.

Pencegahan dari Penyakit Cacar

Pencegahan penyebab penyakit cacar air dapat anda lakukan dengan memberikan vaksinasi berupa vaksin varisela pada anak-anak bayi yang berumur antara 12 sampai 18 bulan. Sedangkan pada orang dewasa yang belum pernah mengalami penyakit cacar serta mempunyai gangguan pada sistem kekebalan tubuh, bisa minta diberikan immunoglobulin zoster atau immunoglobulin varicella zoster dari dokter pada rumah sakit sekitar.

Hal tersebut dilakukan karena dikhawatirkan akan terjadi hal buruk ketika terserang penyakit cacar air akibat komplikasi yang kemungkinan juga bisa mengakibatkan kematian. Apabila di sekitar lingkungan anda ada orang yang menderita penyakit cacar air, jika penderita bukan salah satu dari keluarga anda ada baiknya anda menjauh agar tidak tertular penyakit cacar air yang dideritanya. Jangan dekat-dekat maupun memegang benda-benda yang telah dipegang oleh penderita ketika sedang mengalami sakit cacar air.

Jika kita keluarganya ada baiknya penderita segera dirawat di rumah sakit agar virus tidak menyebar di dalam rumah maupun di tempat lainnya yang merupakan tempat penderita melakukan aktivitas sehari-hari. Jika kondisi dari penderita tidak memungkinkan maka bisa dirawat berobat jalan di rumah sesuai petunjuk dari dokter. Jangan lupa untuk membersihkan dan memisahkan segala benda-benda yang mungkin terkontaminiasi virus cacar air dari penderita yang menjadi salah satu Penyebab Penyakit Cacar Air.

Penyebab Penyakit Cacar Air

Posted in Penyakit Cacar | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Cacar Ular

Penyakit cacar air (varisela) dan penyakit cacar ular (herpes zoster, shingles) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus golongan herpes yang lain, yaitu virus varisela-zoster. Infeksi oleh virus varisela-zoster menyebabkan timbulnya vesikel-vesikel priritik yang mengandung air di kulit.  Cacar air adalah infeksi primer oleh virus tersebut. Cacar air sangat menular dan ditularkan dari orang ke orang melalui percikan (droplet) saluran napas. Cacar air biasanya merupakan penyakit anak-anak, tetapi orang dewasa yang baru pertama kali terkena virus ini dapat menderita penyakit tersebut. Virus varisela memiliki masa tunas 7-21 hari dan bersifat menular selama periode prodmoral yang singkat (sekitar 24 jam sebelum lesi muncul) sampai semua lesi menjadi krusta. Penyakit biasanya sembuh dengan sendiri dalam 7-14 hari.

Penyebab Penyakit Cacar Ular

Cacar ular biasanya biasanya timbul beberapa tahun setelah penderita mengalami infeksi dari penyakit cacar air. Penyakit cacar ular ini disebabkan oleh virus varisela yang berada laten di jaras saraf sensorik setelah pasien pulih dari cacar air. Apabila virus tersebut muncul kembali, maka disebut zoster. Herpes zoster biasanya timbul didermaton (regio kulit) yang dipersarafi oleh saraf yang terinfeksi. Penyakit ini biasanya dijumpai pada lansia atau pada orang dengan penurunan sistem imun yang disebabkan oleh penyakit atau stres. Herpes zoster tampaknya ditularkan melalui kontak langsung dengan lesi.

Adapun beberapa faktor yang menyebabkan reaktivasi dari virus akibat penyakit cacar air ini adalah :

  • Daya tahan tubuh yang mulai menurun atau biasanya yang sering terlihat pada orang tua.
  • Penyakit cancer
  • Orang yang sedang menjalani chemotherapy dan radiotherapy
  • dll.

Gejala Penyakit Cacar Ular

Gejala penyakit ini adalah mungkin timbul demam ringan dan malese 24 jam sebelum vesikel muncul. Ruam cacar air diawali dengan adanya makula kemerahan, biasanya pertama kali muncul di badan dan menyebar ke wajah serta ekstremitas. dalam beberapa jam, makula menjadi vesikel berisi cairan yang muncul di mulut, aksila, labium, dan vagina. Vesikel ini akhirnya berisi cairan yang pecah setelah beberapa hari dan meninggalkan krusta. Pada saat yang bersamaan dapat dijumpai banyak makula, vesikel, dan keropeng dalam berbagai stadium pembentukan danm krustasi.

penyakit Cacar yang satu ini biasanya terdapat di kulit secara unilateral (satu area tubuh) disepanjang dermatom yang terinfeksi. Tempat yang sering terinfeksi adalah wajah, leher, dan dada. Lesi dapat berukuran kecil atau besar dalam jumlah yang sedikit atau banyak. Cacar ular dapat sangat menyakitkan.

Penyakit cacar ular ini biasanya akan muncul di punggung, daerah dada. Di wajah mengikuti jalan saraf trigeminus. Dan dapat pula muncul di sekitar leher, punggung bawah bokong. Apabila anda mengalami hal tersebut ada baiknya anda mengunjungi dokter atau dokter kulit yang paling dekat dengan rumah anda. Dokter pada umumnya akan memberikan obat untuk penahan rasa sakit, obat penurun panas, obat anti virus berupa acyclovir dalam bentuk salep oral atau intrevena dan kortikosteroid.

Komplikasi Penyakit Cacar Ular

Komplikasi yang mungkin dan yang umum terjadi pada penderita cacar ular adalah rasa nyeri yang akan timbul setelah caar ular hilang. Dari sekian banyak kasus cacar ular yang muncul ada yang mengalami rasa nyeri tersebut selama 3 bulan yang muncul semenjak ruamnya hilang. Ada pula penderita yang mengalami rasa nyeri tersebut selama bertahun-tahun dan bahkan ada pula penderita yang mengalaminya sampai seumur hidupnya. Komplikasi dari penyakit cacar ular ini dapat menyerang saraf, kulit, mata dan organ tubuh lainnya. Apabila komplikasi yang terjadi menyerang mata maka pengelihatan akan menjadi terganggu karena mata yang keruh pascapenyakit yang menyerang anda.

Pengobatan Penyakit Cacar Ular

Cacar ular dapat diobati dengan menggunakan obat-obatan, termasuk menggunakan obat antivirus dan obat pereda rasa nyeri. Penggunaan obat anti virus sejak dini dapat membantu untuk lebih cepat penyembuhan ruam dan lebih sedikit rasa sakit. Jika anda mengira anda terkena cacar ular maka ada baiknya anda segera temui dokter anda. Perawatan yang baik di rumah juga dapat membantu anda untuk mempercepat kesembuhan anda seperti :

  1. Rawat semua kulit dan jaga agar luka tersebut tetap bersih.
  2. Jika anda merasa terganggu dengan rasa sakit yang anda rasakan, beri tahu dokter anda.
  3. Minum obat anda sesuai dengan aturan pakai yang sudah diberikan oleh dokter yang menangani penyakit cacar ular yang anda derita.

Selain dengan cara diatas anda juga dapat menggunakan daun jarak untuk membantu proses penyembuhan pada ruam anda. Caranya ambiol beberapa lembar daun jarak. Kemudian rebus dengan air sebanyak 1 panci. Aduk hingga daun jarak hancur dan lunak. Air rebusan dicampur dengan air yang akan anda gunakan untuk mandi hingga suhunya cukup hangat. Anda dapat menggunakan campuran tersebut untuk mandi sebanyak 2 kali sehari hingga ruam pada tubuh anda kering dan menghilang. Untuk membantu proses penyembuhan agar lebih cepat kering ada baiknya anda mandi dengan air jarak ini sebanyak 3 kali dalam sehari untuk obat cacar. Usahakan untuk menahan rasa sakit atau gatal yang mungkin akan muncul dari ruam pada tubuh anda dan jangan pernah berusaha untuk menggaruknya.

Penyakit Cacar Ular

Posted in Penyakit Cacar | Tagged , , , , | Leave a comment

Penanganan Cacar Air

Penanganan Cacar Air yang dapat dilakukan salah satunya adalah membawa penderita penyakit cacar ke dokter. Jika mengalami penyakit cacar air maka penderita harus menjauhkan diri dari orang lain sampai sekurang-kurangnya lima hari setelah ruam timbul dan semua lepuh telah kering.
Penderita cacar air harus menutup hidung dan mulutnya sewaktu batuk atau bersin dengan sapu tangan atau masker, membuang tisu ketempat sampah, mencuci tangan dengan baik dan bersih, dan tidak menggunakan alat makan, makanan atau cangkir bersama-sama dengan orang lain.

Penanganan Cacar Air

Penyakit Cacar air ini sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya, tetapi tidak menutup kemungkinan adanya serangan berulang saat mengalami penurunan daya tahan tubuh.
Penanganan Cacar Air dapat diberikan asiklovir berupa tablet 800 mg selama 7-10 haridan salep yang mengandung asiklovir 5% dioleskan tipis dipermukaan yang terinfeksi 6 kali sehari selama 6 hari.

Setelah masa penyembuhan dilanjutkan dengan perawatan bekas luka yang ditimbulkan dengan banyak minum air mineral untuk menetralisir ginjal karena mengkonsumsi obat. Vitamin E untuk kelembaban kulit . Penggunaan lotion yang mengandung pelembab ekstra saat luka sudah benar-benar sembuh diperlukan untuk menghindari iritasi lebih lanjut.

Konsumsi vitamin C plasebo ataupun yang langsung dar buah-buahan segar seperti jus tomat, jambu biji dan anggur juga dapat digunakan sebagai Penanganan Cacar Air.

Penyakit cacar air ini juga dapat dicegah dengan pemberian vaksin yang dianjurkan untuk semua anak pada usia 18 bulan dan anak-anak pada tahun pertama sekolah menengah.

Vaksin juga dianjurkan bagi orang yang berusia 14 tahun ke atas yang tidak mempunyai kekebalan. Vaksin dianjurkan khusunya bagi orang yang menghadapi resiko tinggi berkontak langsung dengan cacar air, misalnya petugas kesehatan, orang yang tinggal atau bekerja dengan anak kecil, atau wanita yang berencana hamil.

Diagnosis dilakukan dengan cara melihat ruam yang muncul pada kulit penderita dengan munculnya makula, papula, vesikel, dan keropeng. Upaya Penanganan Cacar Air yang dilakukan untuk pengobtaan bisa dilakukan dengan kompres dingin pada kulit yang terkena cacar agar rasa gatal berkurang dan mengurangi resiko untuk anda menggaruknya. Jika anda menggaruk ruam pada kulit tersebut akan menyebabkan infeksi pada kulit anda yana semakin parah.

Pencegahan Penyakit Cacar Air

Penanganan Cacar Air yang lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan mencegah terjadinya infeksi bakteri serta komplikasi akibat cacar air yang diderita seperti :

  • Memotong kuku penderita yang panjang dan mengikir kuku yang tajam.
  • Menjaga kebersihan tangan dengan rajin mencuci tangan dengan sabun.
  • Sering mandi atau memcuci kulit dengan sabun anti kuman.
  • Memakai pakaian yang telah dicuci bersih dan kering serta nyaman untuk anda pakai.
  • Sering menggantu pakaian jika sudah dirasa kotor atau tidak nyaman di tubuh anda.

Jika anda mengalami penyakit cacar air ada baiknya anda menghindari makanan berikut yang merupakan jenis penanganan penyakit cacar :

  • semua produk susu yang mungkin akan dapat menyebabkan kondisi kulit berminyak sehingga problem pada kulit lainnya bisa muncul atau kondisi kulit anda akan menjadi semakin parah.
  • junk food ada baiknya dihindari karena tidak dapat mencukupi kebutuhan nutrisi anda dari pada akan menbuat perut anda menjadi mual dan tidak nyaman akan jauh lebih baik jika anda hindari.
  • Makanan pedas yang akan menbuat kulit anda menjadi semakin gatal dan juga membuat peradangan pada kulit anda menjadi semakin parah. Alhasil kulit anda tidak akan lekas kering dan akan memicu iritasi.
  • Makanan asin harus dihindari ketika sedang menderita penyakit cacar air karena rasa asin akan memicu munculnya rasa gatal yang berlebihan dan menciptakan bekas luka.

Manu sayuran seperti labu siam, dayam dan lain sebagainya dangat disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit cacar air karena jenis sayuran tersebut akan mampu membuat tubuh anda terasa lebih dingin sehingga dapat menjadi cara penanganan cacar air akibat dari infeksi virus cacar yang menyerang anda.

Penanganan cacar air juga dapat anda lakukan dengan cara tradisional.

Cara 1.

Ambillah 2 buah mengkudu yang sudah matang. Cuci mengkudu yang sudah anda pilih dan buat jus, atau dapat juga anda parut. Kemudian ambil airnya dan kemudian minum 2 kali sehari hingga penyakit cacar air anda membaik. Akan jauh lebih baik lagi jika anda menggkonsumsi ramuan ini hingga 3 kali sehari.

Cara 2. 

Cara pembuatan ramuan tersebut adalah dengan mengambil 30 gram temulawak, 25 gram kencur, 15 gram asam jawa, 1 5 gram jahe, dicuci hingga bersih dan dipotong-potong. Rabus semua bahan dengan menggunakan 600 cc air besih dan tunggu hingga airnya tersisa menjadi 300 cc. Setelah matang saring ramuan tersebut dan minum 2 sampai 3 kali dalam sehari.

Selain penggunaan obat tradisional dari dalam, anda juga dapat menggunakan obat tradisional dari luar untuk membantu penyembuhan penyakit cacar air pada diri anda.

Caranya tumbuh hingga halus beberapa ruas jari kunyit yang dicampur dengan daging buah asam dan ditambahkan dengan minyak kelapa secukupnya. Kemudian panaskan sebentar dengan sendok tau alat lainnya. Oleskan pada tubuh anda yang terkena cacar air saat ramuan sudah dingin sebagai obat cacar. Lakukan pengolesan dengan ramuan ini agar cacar air yang anda alami dapat segera mengering.

Penanganan Cacar Air

Posted in Penyakit Cacar | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Gejala Cacar Air

Gejala cacar air di mulai dengan hidung beringus, demam ringan, dan peraan lemah, lesu munculnya ruam kulit, kadang-kadang muncul nyeri sendi, sakit kepala, dan pusing.

Gejala Cacar Air

Beberapa hari kemudian mulai timbullah lenting berisi cairan dengan dinding tipis. Ruam biasanya mulai sebagai bengkak kecil yang akan menjadi lepuh dan menjadi keropeng. Ruam yang muncul pada kulit ini mungkin akan terasa sedikit nyeri atau gatal sehingga dapat tergaruk secara tidak sengaja.

Ruam timbul selama tiga sampai empat hari setelah terinfeksi. Jika ruam sudah menjadi keropeng nantinya akan terlepas dan meningggalkan bercak pada kulit penderita yang lebih gelap. Bercak bekas keropeng ini lama kelamaan akan pudar dengan sendirinya sehinga beberapa waktu kemudian tidak akan meninggalkan bekas keropeng lagi. Kebanyakan orang sembuh tanpa komplikasi, tapi kadang-kadang infeksi tersebut dapat mengakibatkan komplikasi yang parah, misalnya pneumonia dan peradangan otak. Infeksi tersebut mungkin membawa maut , tetapi ini jarang terjadi.

Lain halnya dengan lentingan cacar air yang sengaja dipecahkan atau tidak sengaja dipecahkan akibat tergaruk. Keropeng pada kulit penderita akan segera terbentuk lebih dalam sehingga akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengering. Kondisi seperti ini memudahkan keropeng pada kulit penderita gejala cacar air terkena infeksi bakteri pada bekas luka garukan lenting yang pecah tadi. Setelah keropeng ini mengering bvekas cacar air tadi akan menghilangkan bekas yang dalam dan membutuhkan waktu yang lama. Terlebih lagi jika penderita penyakit cacar air ini adalah orang dewasa atau dewasa muda, bekas cacar air ini akan lebih sulit untuk menghilang.

Waktu Karantina untuk Penderita Gejala Cacar Air

Pada anda penderita gejala cacar air selama 5 hari setelah ruam pada kulit anda muncul dan sampai semua lepuh berubah menjadi keropeng. Selama menjalani masa karantina, ada baiknya penderita tetap mandi seperti biasa sewaktu ia masih dalam keadaan sehat, karena kuman yang berada di kulit akan dapat menginfeksi kulit anda yang sedang terkena cacar air. Untuk menghindai timbulnya bekas luka pada kulit penderita yang sulit hilang sebaiknya menghindari pecahnya lenting cacar air yang sedang anda derita. Untuk mengeringkan tubuh anda yang basah sehabis mandi, jangan menggosoknya terlalu keras karena akan memecahkan lenting yang ada di tubuh anda.

Berikan bedak talk yang mengandung mentol untuk menghindari gatal sehingga akan mengurangi gesekan yang terjadi pada kulit sehingga kulit anda tidak mengalami iritasi akibat gejala cacar air. Untuk anda yang memiliki kulit yang sensitif, anda dapat menggunakan bedak talk salicil yang tidak mengandung mentol. Pastikan anda juga selalu mengkonsumsi makanan yang bergizi untuk membentu anda mempercepat proses penyembuhan penyakit cacar air yang sedang anda derita. Ada baiknya anda menambahkan buah-buahan yang mengandung vitamin C seperti jambu biji dan tomat merah yang dapat diolah menjadi juice.

Pengobatan Gejala Cacar Air

Gejala penyakit cacar air ini sebenernya adalah salah satu jenis penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi pada diri anda adanya serangan berulang saat anda sedang mengalami penurunan daya tubuh. Penyakit cacar air yang anda derita dapat disembuhkan dengan memberikan pengobatan asiklovir yang berupa tablet 800 mg per hari yang dapat anda konsumsi setiap 4 jam sekali. Dosis tersebut adalah dosis yang sering digunaka untuk orang dewasa yaitu dengan batas usia 12 tahun ke atas yang dapat anda konsumsi selama 7 hingga 10 hari. Dapat juga menggunakan salep yang mengandung asiklovir 5% yang dioleskan pada kulit anda yang terkena gejala cacar air sebanyak 6 kali dalam sehari. Anda dapat menggunakan salep ini selama kurang lebih 6 hari.

Pengobatan cacar air selanjutnya anda dapat memberikan larutan PK sebanyak 1% yang dilarutkan dalam air yang akan digunakan untuk mandi. Setelah masa penyembuhan dari penyakit cacar air ini anda lakukan, dapat pula dilakukan dengan perawatan bekas lukan yang ditimbulkan dengan banyak mengkonsumsi mineral untuk. Mineral yang anda konsumsi berfungsi untuk menetralisir ginjal setelah mengkonsumsi obat. Konsumsi tambahan vitamin C plasebo ataupun langsung dari buah-buahan segar seperti jus jambu biji, tomat, anggur, dan buah lainnya seperti yang sudah dijelaskan diatas. Konsumsi juga vitamin E untuk menjaga kelembaban kulit anda akibat dari lenting cacar air yang sudah berubah menjadi keropeng. Vitamin E dapat anda dapatkan dari plasebo, minuman lidah buaya, atau dapat juga dari minuman rumput laut. Untuk anda yang memiliki lukan bekas keropeng yang sudah benar-benar sembuh dan kering dapat menggunakan lotion yang mengandung pelembap ekstra untuk menghindari adanya iritasi yang lebih lanjut.

Untuk pengobatan gejala cacar air lainnya anda dapat menggunakan cara yang tradisional. Anda sapat menggunakan kunyit yang ditambahkan dengan daging buah asam atau yang sering kita kenal dengan asam kawak secukupnya, lalu timbuk hingga halus. Setelah campuran tersebut halus, tambahkan minyak kelapa secukupnya. Panaskan semua campuran ramuan tersebut sebentar. Diamkan hingga ramuan dingin dan oleskan pada kulit anda yang sedang terkena cacar air. Lakukan penggunaan olesan ramuan untuk obat cacar ini secara rutin untuk membantu anda meringankan rasa gatal pada lenting yang muncul pada kulit anda.

Gejala Cacar Air

Posted in Penyakit Cacar | Tagged , , , , | Leave a comment

Cacar Air

Cacar air atau Varicella simplex adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus varicella zoster. Penyakit ini dapat menular dengan cepat, timbul secara tiba-tiba dan paling sering terjadi pada anak-anak, tetapi bisa juga menyerang orang dewasa. Penyakit cacar air ini disebarkan secara aerogen. Penyakit ini muncul dengan mudah pada penderita dengan saya tubuh yang kurang baik. infeksi ketika hamil dapat menghilangkan kecacatan janin, parut kulit dan masalah lain pada bayi.

cacar air

cacar air

 Penyebab Cacar Air

Cacar air disebabkan oleh virus varicella-zoster yang ditularkan melalui percikan ludah penderita yang sedang mengalami sakit cacar atau bisa juga kontak langsung dengan cairan lepuhan dari penderita atau secara tidak langsung melalui benda-benda yang terkontaminasi oleh cairan lepuhan penderita cacar.
Cacar air merupakan infeksi virus pada umunya yang dapat muncul kembali kelak sebagai ruam syaraf. Penyakit cacar ini juga dapat menyerang seseorang jika sistem kekebalan tubuh seseorang itu lemah, penerapan pola hidup yang tidak sehat, hidup dalam lingkungan yang tidak bersih dan tidak sehat, atau yang lebih sering terjadi adalah penularan dari orang lain yang mengalami gejala penyakit cacar air.

Pencegahan Penyakit Cacar Air

Vaksin dianjurkan untuk semua bayi dan orang dewasa yang tidak punya imunitas. Penderita dapat menularkan penyakit dari satu atau dua hari sebelum ruam timbul, yaitu ketika fase hidung beringus sampai dengan lima hari setelah itu, ketika lepuh telah membentuk kulit keras dan keropeng.
Infeksi ini akan mengakibatkan tanggapan imun dan orang jarang menderita cacar air dua kali. Untuk itu pencegahan dari penyakit ini sangat diperlukan untuk semua masyarakat. Imunisasi telah tersedia bagi anak-anak yang berusia lebih dari 12 bulan. Imunisasi yang diberikan juga dianjurkan untuk orang di atas usia 12 tahun yang tidak memiliki kekebalan tubuh atau mereka yang belum terkena penyakit ini. Sebab orang dewasa yang terkena penyakit ini akan lebih parah lagi dan bahkan kadang-kadang dapat pingsan. Vaksinasi ulang sangat disarankan untuk anda yang sudah menginjak usia di atas 50 tahun.

Tanda-tanda Cacar Air

Berikut beberapa tanda yang mungkin akan terlihat jika seseorang mengalami penyakit cacar :

  • Timbulnya bintik-bintik merah yang muncul pada kulit dan akan menyebar ke seluruh tubuh penderita yang mengalaminya.
  • Setelah beberapa hari bintik merah pada kulit yang muncul pada kulit akan mulai timbul dan akan lebih banyak serta timbulnya gelembung yang berisi air di dalamnya.
  • Setelah gelembung yang berisi air tersebut biasanya mada indukasinya sekitar 2 hingga 3 minggu.
  • Tubuh penderita akan merasakan demam
  • Rasa gatal yang membuat penderita akan menggaruk dan mengakibatkan parut.
  • Gejala cacar air lainnya yang muncul seperti rasa nyeri di pergelangan sendi, sakit kepala, sakit perut, nefsu makan yang berkurang, rasa lelah dan tidak nyaman.
  • Sebelum bintik merah pada kulit penderita timbul, biasanya penderita cacar air ini akan mengalami batuk ringan serta hidung yang berair.
  • Jika daya tahan tubuh pada penderita cacar ini kuat maka cacar yang timbul pada tubuhnya akan lebih sedikit dan serta cepat untuk mengering.

Penanganan Penyakit Cacar Air

Pada penderita penyakit cacar, ada baiknya segera pergi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan dokter yang merawat anda biasanya akan memberikan obat penurun panas, vitamin tambahan untuk daya tahan tubuh, obat atau salep untuk anti virus cacar air seperti asiklovir. Penanganan selanjutnya dapat anda lakukan dirumah sebagai penanganan tambahan seperti :

  • Bersihkan lentingan merah yang sudah pecah.
  • Mandilah secara teratur seperti biasanya sewaktu anda sehat dan tambahkan dengan sabun antisptik.
  • Gunting kuku yang panjang untuk menghindari menggaruk kulit yang gatal dengan kuku penderita karena kuman yang ada di dalam kuku akan mengakibatkan bekas pada lentingan di kulit anda.
  • Hindari penggunaan bedak tabur jika gelembung pecah karena akan membuat perluasan penyebaran cacar air pada kulit penderita, namun gunakan salep seperti Asiklovir yang mungkin sudah anda dapatkan dari dokter.
  • Supaya rasa gatal yang anda rasakan bisa berkurang, anda dapat menggunakan lotion yang mengandung fenol atau mentol. Atau dapat juga mengopres dingin pada kulit untuk mengurangi rasa gatal.
  • Gunakan alkohol dan kapas untuk membersihkan bekas gelembung pada kulit anda yang sudah pecah.
  • Anda dapat menggunakan obat tetes mata untuk menghindari mata anda dari infeksi akibat pecahan dari cacar air yang anda derita.
  • Perbanyak mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi yang tinggi seperti buah-buahan misalnya jeruk, apel, pear, jambu biji, dll.
  • Konsumsi tablet vitamin C untuk membantu kebutuhan vitamin dalam tubuh anda dan perbanyak minum air putih.

 Pengobatan Cacar Air dengan Obat Tradisional

Bahan-bahan yang diperlukan :

  • 30 gram temulawak.
  • 25 gram kencur.
  • 15 gram jahe.
  • 15 gram asam jawa.
  • 600 cc air

Cara pembuatan ramuan untuk cacar air : Potong-potong semua bahan yang sudah disediakan kemudian cuci hingga bersih. Rebus dengan 600 cc air bersih dan tunggu hingga mendidih. Biarkan air tetap mendidih dan tersisa 300 cc. Setelah matang saring ramuan tersebut dan konsumsi 2 hingga 3 kali dalam sehari.

Cacar Air

Posted in Penyakit Cacar | Tagged , , , , | Leave a comment

Vaksinasi Untuk Penyakit Cacar

Vaksinasi untuk penyakit cacar sebenarnya sangat diperlukan untuk mencegah semakin memburuknya gejala yang muncul. Penyakit cacar dapat disembuhkan dengan berbagai jenis obat, vaksinasi maupun imunisasi yang diberikan oleh dokter ahli. Ketika melakukan pemeriksaan dan pengobatan umumnya dokter akan memberikan beberapa resep obat sesuai dengan jenis cacar yang diderita. Pada umumnya dokter akan memberikan obat berupa salep untuk dioleskan pada ggelembung cacar untuk membantu proses pengeringan dari cacar itu agar tidak serta merta pecah yang memungkinkan jenis kuman lainnya masuk dan terjadi infeksi.

Vaksinasi Untuk Penyakit Cacar

Vaksinasi Untuk Penyakit Cacar

Vaksinasi Untuk Penyakit Cacar yang diberikan selain obat oral yang diberikan dokter seperti paracetamol jika penyakit cacar itu disertai demam, paracetamol bertujuan untuk meredakan dan meringankan demam, selain itu pemberian obat lainnya yang berupa acyclovir tablet (Desciclovir, famciclovir, valacyclovir dan penciclovir) sebagai obat anti viral yang berfungsi untuk mengurangi rasa nyeri, gatal serta komplikasi dan membantu melindungi tubuh penderita dari serangan penyakit lainnya dan sekaigus sebagai antibodi untuk melawan virus dan bakteri penyebab cacar.

Tak hanya jenis obat diatas yang diberikan sebagai salah satu upaya dalam mengobati penyakit cacar tersebut. Cara lainnya juga dapat dilakukan dengan pemberian vaksin atau imunisasi yakni vaksin varisela zoster yang menjadi Vaksinasi Untuk Penyakit Cacar. Pada anak yang dalam kondisi sehat sekalipun dapat diberikan vaksin atau imunisasi mulai dari usia 1-12 tahun yang diberikan hanya satu kali. Mereka yang dalam usia pubertas pun dapat diberikan vaksin untuk meningkatkan kekebalan tubuh 60-80 % dan vaksin tersebut mampu bertahan hingga 10 tahun lamanya.

Pencegahan Penyakit Cacar Air

Vaksinasi untuk penyakit cacar ini dilakukan juga sebagai pencegahan untuk menghindari seseorang dari penyakit cacar air yang lebih bahaya. Selain memberikan vaksinasi untuk anak-anak, pencegahan lainnya yang dapat anda lakukan adalah menghindari atau menjauhi teman atau tetangga yang sedang menderita penyakit cacar air. Jangan mendekati atau memegang benda-benda yang telah dipegang oleh penderita ketika sedang mengalami penyakit cacar air. Jika kita adalah salah satu bagian dari keluarga penderita ada baikya anda segera merawat penderita penyakit cacar dengan membawanya kerumah sakit agar virus tidak menyebar. Jika tidak memungkinkan penderita untuk dirawat dirumah sakit, anda dapat merawatnya dirumah sesuai dengan petunjuk yang sudah diberikan dokter.

Pengobatan Penyakit Cacar Air

Untuk mengatasi gejala yang mungkin akan muncul akibat dari penyakit cacar yang diderita, bisa anda lakukan dengan kompres dingin pada kulit yang terkena penyakit cacar agar rasa gatal yang muncul dapat berkurang dan mengurangi kemungkinan penderita untuk menggaruk yang dapat menyebabkan kulit menjadi infeksi. Selain kompres dingin pada kulit anda juga dapat memberikan lotion khusus yang sudah diberikan dokter untuk mengurangi rasa gatal dan untuk obat cacar air. Untuk mencegah terjadinya inveksi pada kulit akibat penyakit cacar dan komplikasi akibat terjadinya serangan cacar yang bisa dilakukan beberapa usaha seperti :

  • Memberikan Vaksinasi Untuk Penyakit Cacar sebelum terserang penyakit cacar air.
  • Menjaga kebersihan tangan dengan rajin mencuci tangan dengan sabun antiseptik saat sedang mengalami penyakit cacar air maupun sedang dalam kondisi badan yang sehat dan fit.
  • Sering mandi dan mencuci kulit yang terkena cacar air dengan menggunakan sabun anti kuman.
  • Memotong kuku yang panjang untuk mengurangi resiko menggaruk kulit yang gatal, dan mengikir kuku yang tajam.
  • Memakai pakaian yang telah dicuci bersih dan kering serta nyaman untuk dipakai.

Komplikasi Penyakit Cacar Air

Jika anak anda tidak diberikan Vaksinasi Untuk Penyakit Cacar, maka anak anda dapat mengalami komplikasi saat terserang penyakit cacar air. Anak-anak yang mengalami penyakit cacar air biasanya akan sembuh dari penyakit yang dideritanya akan sembuh tanpa ada masalah. Tetapi pada orang dewasa maupun orang yang menderita gangguan sistem kekebalam pada tubuhnya, infeksi yang menyerang penderita akan berat atau bahkan dapat berakibat fatal. Komplikasi yang mungkin akan terjadi yang bisa ditemukan pada penderita penyakit cacar air adalah :

  • Pneumonia yang terjadi akibat dari virus yang ada dalam tubuh penderita penyakit cacar air.
  • Peradangan yang mungkin akan terjadi pada jantung penderita.
  • Peradangan pada hati
  • Peradangan pada sendi
  • Terjadi infeksi bakteri seperti mengalami erisipelas, pioderma, impetigo bilosa, dll
  • Ensefalitis atau infeksi yang terjadi pada otak anda.

Pantangan Penyakit Cacar Air

Beberapa pantangan yang mungkin harus dihindari untuk penderita penyakit cacar air baik yang belum mendapatkan Vaksinasi Untuk Penyakit Cacar atau yang sudah adalah :

  • jangan izinkan penderita untuk keluar dari rumah, terutama jika cuaca diluar rumak sedang tidak bagus misalnya terlalu panas atau dingin. Karena hal ini akan menimbulkan alergi yang terjadi pada cacar sehingga penyakit cacar air ini bisa membutuhkan waktu yang lama untuk proses penyembuhan.
  • jangan biarkan mengkonsumsi makanan yang terlalu dingin karena hawa dingin yang ditimbulkan dari makanan tersebut punya pengaruh yang besar pada daya tubuh penderita penyakit cacar air menjadi lemah.
  • jangan memakan sembarang makanan. Untuk sementara penderita penyakit cacar air konsumsi makanan yang tidak banyak mengandung minyak serta makanan yang tidak amis. Makanan yang mengandung minyak adalah gorengan, kacang tanah dan lain lain. Sedang makanan yang amis misalnya telur ayam, ikan, daging ayam dan sebagainya.

Vaksinasi Untuk Penyakit Cacar

 

 

Posted in Penyakit Cacar | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Jenis Jenis Penyakit Cacar

Penyakit cacar di seluruh indonesia dibedakan menjadi beberapa Jenis Jenis Penyakit Cacar. Penyakit cacar yang diakibatkan oleh adanya virus dan bakteri virus poks (pox virus). Penyakit cacar ini merupakan penyakit lama yang umumnya banyak menyerang bayi, anak-anak, dewasa bahkan usia lanjut. dari banyaknya kasus, umumnya penyakit cacar ini hanya menyerang bayi atau balita.

Mereka yang menderita penyakit cacar akan mengalai gejala seperti demam, rasa tidak enak pada tubuh, kemudian perlahan timbul bintik-bintik merah yang bergelembung dan lama-kelamaan gelembung atau tonjolan bintik merah tersebut mengandung air dan nanah yang dipenuhi oleh bakteri, tibul rasa gatal ingin menggaruk. Cacar dapat tumbuh di sekitara wajah, tangan, kaki, punggung hingga dada.

Jenis Jenis Penyakit Cacar

Penyakit cacar memiliki beberapa jenis yakni :

1. Penyakit cacar air

Penyakit cacar air ini disebabkan oleh adanya virus yang bernama varicella zoster atau chicken pox. Penyakit cacar air tidak serta merta menyebarkan virusnya namun berjalan secara perlahan mulai dari timbulnya bintil-bintil merah kecil, kemudian setelah beberapa hari bintil merah ini baru akan mulai menyebar ke bagian tubuh lainnya melalui aliran darah dalam tubuh. Namun penyakit cacar air tidak berbahyaya seperti penyakit cacar jenis lainnya. Gejala dari penyakit cacar air ini sama dengan penyakit cacar lain pada umumnya yakni disertai dengan demam. Penyembuhan Jenis Jenis Penyakit Cacar air ini dapat dilakukan dengan menggunakan obat atau salep yang mengandung asiklovir berupa tablet. Dosis yang dapat diberikan untuk anak diatas 12 tahun dapat anda berikan sebanyak 800 mg perhari yang dapat dikonsumsi setiap 4 jam sekali. Konsumsi obat ini selama kurang lebih 7 hingga 10 hari.

2. Penyakit Cacar ular

Penyakit cacar ular timbul akibat virus herpes zoster, merupakan reaksi dari penyakit cacar air sebelumnya. Virus dari penyakit cacar air tidak dapat dimusnahkan dengan obat apapun. Namun virus dari Jenis Jenis Penyakit Cacar yang satu ini akan tersimpan dalam ganglion atau sistem saraf tubuh bagian dalam lewat aliran darah. Penyakit cacar ular ini juga dapat menimpa orang dewasa. Umumnya penyakit cacar ular ini timbul pada bagian punggung belakang bagian samping kemudian menjalar ke bagian depan dada seperti sisik ular.

Jenis-jenis penyakit cacar yang satu ini memiliki gejala yang terjadi secara bertahap. Gejala awal yang mungkin akan muncul adalah sakit kepala atau sensitif terhadap cahaya. Mungkin penderita juga akan merasakan flu tetapi tidak ada demam. Kemudian penderita mungkin akan merasakan gatal, kesemutan, atau nyeri yang dirasakan didaerah tertentu. Didaerah itulah ruam pada kulit penderita dapat muncul di kemudian hari.

Untuk mengobati Jenis Jenis Penyakit Cacar ular ini dapat diberikan obat-obatan, termasuk obat antivirus dan obat yang digunakan untuk mengurangi rasa nyeri yang disarakan oleh penderita. Penggunaan obat antivirus yang diberikan pada penderita sejak dini dapat membantu penderita cacar ular untuk mempercepat proses penyembuhan ruam dan lebih sedikit penderita akan mengalami rasa sakit.

Herpes zoster penyebab cacar ular

Penyakit cacar ular ini sebenarnya juga tidak dapat terjadi, namun bila terjadi akibat penurunan daya tahan tubuh atau pengoptimalan sistem kekebalan tubuh yang berfungsi baik secara menyeluruh yang pada akhirnya virus ini akan bekembang dengan baik.

Cacar ular muncul dengan gejala yang sama dengan cacar air. Namun bintil merah pada cacar ular cenderung lebih besar dibanding dengan cacar air dan bila digaruk akan semakin memperlebar dan kemudian meninggalkan bekas luka di atas permukaan kulit, ketika kulit terkelupas maka bagian bawah kulit akan tampak seperti luka atau infeksi.

3. Cacar api atau cacar monyet

Cacar api memang jarang sekali ditemukan dan bahkan hanya 5-10 % penderita cacar api yang ditemukan. cacar api atau yang disebut sebagai impetigo bulosa yang disebabkan adanya bakteri yang bernama Staphylococcus aureus.

Cacar api tampak seperti gelembung yang mengandung air dan nanah seperti terkena sundutan rokok. Bedanya cacar api atau cacar monyet dengan jenis cacar lainnya adalah penyebaran bakteri yang sangat cepat dan gelembung cacar yang berwarna kekuningan dan mudah sekali pecah, dan tumbuh kembali di area yang sama atau lainnya dalam jumlah yang lebih banyak. Umumnya pertama kai tumbuh pada bagian ketiak, dada dan punggung. Pada beberapa penderita cacar ular tumbuh disertai oleh biang keringat.

Sifat lain yang mungkin harus anda ketahui dari penyakit cacar api atau cacar monyet yang menjadi salah satu dari Jenis Jenis Penyakit Cacar ini adalah luka yang timbul cepat untuk menular ke bagian kulit lainnya. Bahkan penyakit ini dapat menular pada orang lain melalui cairan dalam tubuh benjolan yang sudah pecah kemudian bersentuhan. Berikut beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mengobati cacar api adalah pertama yang mungkin dapat anda lakukan untuk menangani penyakit cacar api ini semestinya yang dilakukan oleh orang dewasa adalah istirahat total yang sangat berguna untuk menurunkan gejala demam yang menyerang setiap Jenis Jenis Penyakit Cacar yang ada di indonesia. Penanganan lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan kulit setiap saat. Ditambah dengan menggunakan obat-obatan yang mungkin menjadi indikasi untuk menurunkan rasa gatal pada penderita.

Jenis Jenis Penyakit Cacar

Posted in Penyakit Cacar | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment