Penyakit Cacar

Penyakit cacar dalam bahasa kedokteran disebut juga sebagai Variola dan dalam bahasa inggrisnya disebut dengan small pox. Penyakit yang disebabkan oleh virus poks (pox virus) ini sudah ada sejak berabad-abad yang lalu dan penyati cacar ini termasuk penyakit yang sangat cepat dalam penularannya.

Penyakit cacar apabila menyerang bayi atau usia lanjut beakibat fatal karena penyakit cacar ini akan meninggalkan bekas luka cacar yang pecah, bila cacar terjadi di sekitar wajah, akan meninggalkan bekas berupa bopeng. Penyakit cacar yang terjadi pada usia lanjut umumnya dilatar belakangi oleh penurunan fungsi tubuh serta penyakit yang diderita seperti diabetes yang menyebabkan luka infeksi berupa koreng atau keropeng akibat kadar gula darah tinggi.

Gambar penyakit cacar pada anak

Penyakit cacar hanya menyerang sekali seumur hidup, namun bakteri atau virus penyebab cacar tidak dengan mudah dimusnahkan, namun bakteri dan virus tetap tersimpan pada lapisan kulit terdalam.

Cacar itu sendiri merupakan penyakit yang umum terjadi terutama pada bayi yang baru lahir atau balita dalam rentang usia hingga 2-5 tahun. Jika pada bayi atau balita, cacar timbul karena fungsi daya tahan tubuh terhadap perlawanan penyakit masih lemah dan belum berfungsi dengan optimal.

Namun pada bayi atau balita umumnya diberikan imunisasi atau vaksinasi terhadap suatu jenis penyakit yang mungkin sering muncul terutama pada usia bayi atau balita.

Posted in Penyakit Cacar | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara Mengobati Cacar Dengan Alami

Mungkin diantara kita sudah pernah terserang penyakit cacar. Penyakit cacar merupakan salah satu penyakit yang ditandai dengan bintil merah berair yang muncul dibagian tubuh. Rasanya mungkin agak gatal dan membuat kita menjadi lebih sering menggaruknya. Padahal menggaruk lesi cacar ini malah akan membuat kondisi cacar menjadi lebih parah. Gejala penyakit cacar biasanya ditandai dengan demam selama 3 hari, kemudian muncul bintil kemerahan yang kemudian lama kelamaan akan berubah menjadi seperti gelembung yang isinya cairan bening seperti cairan mata, rasa gatal pada lesi, dan kadang pada kasus yang berat juga disertai dengan batuk dan pilek.

Cara mengobati cacar dengan alami bisa dilakukan dengan ramuan bahan yang berasal dari bahan herbal seperti dibawah ini :

Bahan : 1 sdm jintan, sebuah dlingo, setengah bangle, 1 buah pinang muda, 3 helai daun sirih, dan 1 temu sore.

Cara membuat : lumatkan semua bahan-bahan diatas, kemudian diperas. Setelah tu ambil airnya dan diminumkan sehari-hari, setiap kali minum 1 sendok makan.

Jika Anda terserang penyakit cacar air, maka pasti pada kulit Anda akan terdapat bintik-bintik yang berwarna hitam pada kulit, serta mungkin saja menjadi berlubang juga.

Cara mengobati cacar dengan alami khususnya untuk bekas cacar yang sudah berlubang adalah dengan kulit telur. Caranya adalah dengan menghilangkan selaput putih yang melekat pada kulit dibagian dalam kulit telur yang sudah dicuci bersih, kemudian tumbuklah hingga halus. Kemudian bubuhkanlah tepung tersebut di bagian kulit yang ada fleknya, menggunakannya seperti menggunakan bedak angin. Lakukanlah hal ini dengan teratur.

Cara mengobati cacar dengan alami dengan menggunakan bahan daun asam 1 genggam, empu kunyit 1 potong. Cara membuat adalah daun asam dan juga empu kunyit dicuci terlebih dahulu sampai bersih, kemudian ditumbuk hingga halus sampai menjadi adonan. Ramuan ini harus dioleskan pada bagian tubuh yang gatal sampai gatal menjadi hilang.

Posted in Penyakit Cacar | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Penyakit Cacar Air

Penyakit cacar air merupakan penyakit akut yang menular. Penyakit ini memiliki gejala timbulnya berisi air (versikel) dipermukaan kulit dan selaput lendir. Penyebab penyakit cacar air adalah virus Vericella atau disebut juga virus Vericella zostar (virus V-2). Virus ini dapat ditemukan dalam cairan vesikel, darah penderita, dan cairan selaput lendir. Penyakit cacar air  mudah menular, yaitu melalui percikan cairan ludah dan kontak langsung dengan cairang yang berisi virus tersebut. Penyakit ini dapat menyerang semua golongan umur. Biasanya dalam seumur hidup penyakit cacar air hanya diderita satu kali. Penyakit ini pada umumnya menyerang anak-anak. Lebih kurang 90% kasus cacar air terjadi sebelum usia 15 tahun. Dengan semakin bertambahnya usia pada remaja dan dewasa, gejala cacar air semakin bertambah besar.

Masa inkubasi dari pennyakit ini adalah 11-12 hari. Gejala awal yang muncul adalah panas, lemah, malas, tidak nafsu makan, dan kadang-kadang disertai kemerahan pada kulit seperti biang keringat. Gejala selanjutnya adalah munculnya bintik merah kecil yang berubah menjadi benjolan berisi cairan jernih dan mempunyai dasar kemerahan. Cairan vesikal  setelah beberapa hari berubah menjadi keruh. Pada hari ke-3 atau ke-4, vesikel ini menyebar ke seluruh tubuh hingga menimbulkan rasa gatal. Cairan ini dapat dicegah dengan pemberian vaksin sehingga mennimbulkan kekebalan sekitar 2 minggu smetelah vaksinasi. Baksin cacar air dibuat dari virus varisela strain oka yang dilemahkan.  Vaksin ini pertama kali dikembangkan oleh Prof. Takahashi di jepang pada tahun 1971. Vaksin inilah yang merupakan vaksinvarisela pertama di dunia dan menjadi cikal bakal vaksin-vaksin varisela lainnya.  Cara mengobati penyakit ini adalah membunuh semua penyebab penyakit cacar air ini.

Penyebab penyakit cacar air ini adalah varisela zostar yang menjadi penyebab penyakit cacar yang sering terjadi di Indonesia, tidak hanya di Indonesua, penyakit ini juga menjangkit fi Australia dan menjadi perhatian serius dari pemerintah, karena setiap musim semi,  banyak anak-anak yang terserang penyakit ini di usia sekolah. 

Penyakit cacar air pernah menjadi momok menakutkan. Tak hanya karena penyakit ini gampang menjalar, tapi juga mematikan. Sepuluh sampai dua puluh persen penderitanya meninggal dunia. Kalaupun masuh bisa bertahan hidup, biasanya wajah penderita akan bolong-bolong seperti parutan. Celakanya anak-anaklah yang sering menjadi korban keganasan penyakit ini.

Untuk mengobati penyakiit cacar air ini dapat dilakukan dengan ramuaqn yang  terbuat dari macam-macam bahan herbal, antara lain:

  1. Bangle, dinglo, bawang merah, daun sirih,jinten hitam, pinang muda dan air secukupnya. Bahan-bahan tersebut dicampur dan kemudian ditumbuk hingga halus. Sete;ah halus kemudian disaring untuk diminumkan pada orang yang menderita cacar air.
  2. Jika  cacar air telah membengkak (membesar) maka setiap pagi hari dan sore haru si penderita cacar harus disemprot dengan kunyahan bawang merah dan kunci.
Posted in Penyakit Cacar | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Cacar Ular

Cacar air (varisela) dan cacar ular (herpes zoster, shingles) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus golongan herpes yang lain, yaitu virus varisela-zoster. Infeksi oleh virus varisela-zoster menyebabkan timbulnya vesikel-vesikel priritik yang mengandung air di kulit.  Cacar air adalah infeksi primer oleh virus tersebut. Cacar air sangat menular dan ditularkan dari orang ke orang melalui percikan (droplet) saluran napas. Cacar air biasanya merupakan penyakit anak-anak, tetapi orang dewasa yang baru pertama kali terkena virus ini dapat menderita penyakit tersebut. Virus varisela memiliki masa tunas 7-21 hari dan bersifat menular selama periode prodmoral yang singkat (sekitar 24 jam sebelum lesi muncul) sampai semua lesi menjadi krusta. Penyakit biasanya sembuh dengan sendiri dalam 7-14 hari.

Cacar ular biasanya biasanya timbul beberapa tahun setelah infeksi cacar air. Cacar ular disebabkan oleh virus varisela yang berada laten di jaras saraf sensorik setelah pasien pulih dari cacar air. Apabila virus tersebut muncul kembali, maka disebut zoster. Herpes zoster biasanya timbul didermaton (regio kulit) yang dipersarafi oleh saraf yang terinfeksi. Penyakit ini biasanya dijumpai pada lansia atau pada orang dengan penurunan sistem imun yang disebabkan oleh penyakit atau stres. Herpes zoster tampaknya ditularkan melalui kontak langsung dengan lesi.

Gejala penyakit ini adalah mungkin timbul demam ringan dan malese 24 jam sebelum vesikel muncul. Ruam cacar air diawali dengan adanya makula kemerahan, biasanya pertama kali muncul di badan dan menyebar ke wajah serta ekstremitas. dalam beberapa jam, makula menjadi vesikel berisi cairan yang muncul di mulut, aksila, labium, dan vagina. Vesikel ini akhirnya berisi cairan yang pecah setelah beberapa hari dan meninggalkan krusta. Pada saat yang bersamaan dapat dijumpai banyak makula, vesikel, dan keropeng dalam berbagai stadium pembentukan danm krustasi.

Cacar ular biasanya terdapat di kulit secara unilateral (satu area tubuh) disepanjang dermatom yang terinfeksi. Tempat yang sering terinfeksi adalah wajah, leher, dan dada. Lesi dapat berukuran kecil atau besar dalam jumlah yang sedikit atau banyak. Cacar ular dapat sangat menyakitkan.

Posted in Penyakit Cacar | Leave a comment

Penanganan Cacar Air

Jika mengalami cacar air maka penderita harus menjauhkan diri dari orang lain sampai sekurang-kurangnya lima hari setelah ruam timbul dan semua lepuh telah kering.
Penderita cacar air harus menutup hidung dan mulutnya sewaktu batuk atau bersin, membuang tisu ketempat sampah, mencuci tangan dengan baik, dan tidak menggunakan alat makan, makanan atau cangkir bersama-sama dengan orang lain.
Cacar air ini sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya, tetapi tidak menutup kemungkinan adanya serangan berulang saat mengalami penurunan daya tahan tubuh.
Penyakit cacar ini dapat diberikan asiklovir berupa tablet 800 mg selama 7-10 haridan salep yang mengandung asiklovir 5% dioleskan tipis dipermukaan yang terinfeksi 6 kali sehari selama 6 hari.
Setelah masa penyembuhan dilanjutkan dengan perawatan bekas luka yang ditimbulkan dengan banyak minum air mineral untuk menetralisir ginjal karena mengkonsumsi obat. Vitamin E untuk kelembaban kulit . Penggunaan lotion yang mengandung pelembab ekstra saat luka sudah benar-benar sembuh diperlukan untuk menghindari iritasi lebih lanjut.
Konsumsi vitamin C plasebo ataupun yang langsung dar buah-buahan segar seperti jus tomat, jambu biji dan anggur.

Penyakit ini juga dapat dicegah dengan pemberian vaksin yang dianjurkan untuk semua anak pada usia 18 bulan dan anak-anak pada tahun pertama sekolah menengah.

Vaksin juga dianjurkan bagi orang yang berusia 14 tahun ke atas yang tidak mempunyai kekebalan. Vaksin dianjurkan khusunya bagi orang yang menghadapi resiko tinggi berkontak langsung dengan cacar air, misalnya petugas kesehatan, orang yang tinggal atau bekerja dengan anak kecil, atau wanita yang berencana hamil.

Posted in Penyakit Cacar | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Gejala Cacar Air

Gejala cacar air di mulai dengan hidung beringus, demam ringan, dan peraan lemah, lesu munculnya ruam kulit, kadang-kadang muncul nyeri sendi, sakit kepala, dan pusing.

Ruam biasanya mulai sebagai bengkak kecil yang akan menjadi lepuh dan menjadi keropeng. Ruam timbul selama tiga sampai empat hari setelah terinfeksi. Kebanyakan orang sembuh tanoa komplikasi, tapi kadang-kadang infeksi tersebut dapat mengakibatkan komplikasi yang parah, misalnya pneumonia dan peradangan otak.
Infeksi tersebut mungkin membawa maut , tetapi ini jarang terjadi.

Posted in Penyakit Cacar | Tagged , , , , | Leave a comment

Cacar Air

Cacar air atau Varicella simplex adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus varicella zoster. Penyakit ini dapat menular dengan cepat, timbul secara tiba-tiba dan paling sering terjadi pada anak-anak, tetapi bisa juga menyerang orang dewasa.Penyakit ini muncul dengan mudah pada penderita dengan saya tubuh yang kurang baik. infeksi ketika hamil dapat menghilangkan kecacatan janin, parut kulit dan masalah lain pada bayi.

 

 

Cacar air disebabkan oleh virus varicella-zoster yang ditularkan melalui percikan ludah penderita atau bisa juga kontak langsung dengan cairan lepuhan dari penderita atau secara tidak langsung melalui benda-benda yang terkontaminasi oleh cairan lepuhan penderita.
Cacar air merupakan infeksi virus pada umunya yang dapat muncul kembali kelak sebagai ruam syaraf.
Vaksin dianjurkan untuk semua bayi dan orang dewasa yang tidak punya imunitas. Penderita dapat menularkan penyakit dari satu atau dua hari sebelum ruam timbul, yaitu ketika fase hidung beringus sampai dengan lima hari setelah itu, ketika lepuh telah membentuk kulit keras dan keropeng.
Infeksi ini akan mengakibatkan tangapan imun dan orang jarang menderita cacar air dua kali.

Posted in Penyakit Cacar | Tagged , , , , | Leave a comment

Vaksinasi Untuk Penyakit Cacar

Penyakit cacar dapat disembuhkan dengan berbagai jenis obat, vaksinasi maupun imunisasi yang diberikan oleh dokter ahli. Ketika melakukan pemeriksaan dan pengobatan umumnya dokter akan memberikan beberapa resep obat sesuai dengan jenis cacar yang diderita. Pada umumnya dokter akan memberikan obat berupa salep untuk dioleskan pada ggelembung cacar untuk membantu proses pengeringan dari cacar itu agar tidak serta merta pecah yang memungkinkan jenis kuman lainnya masuk dan terjadi infeksi.

Selain obat oral yang diberikan dokter seperti paracetamol jika penyakit cacar itu disertai demam, paracetamol bertujuan untuk meredakan dan meringankan demam, selain itu pemberian obat lainnya yang berupa acyclovir tablet (Desciclovir, famciclovir, valacyclovir dan penciclovir) sebagai obat anti viral yang berfungsi untuk mengurangi rasa nyeri, gatal serta komplikasi dan membantu melindungi tubuh penderita dari serangan penyakit lainnya dan sekaigus sebagai antibodi untuk melawan virus dan bakteri penyebab cacar.

Tak hanya jenis obat diatas yang diberikan sebagai salah satu upaya dalam mengobati penyakit cacar tersebut. Cara lainnya juga dapat dilakukan dengan pemberian vaksin atau imunisasi yakni vaksin varisela zoster. Pada anak yang dalam kondisi sehat sekalipun dapat diberikan vaksin atau imunisasi mulai dari usia 1-12 tahun yang diberikan hanya satu kali. Mereka yang dalam usia pubertas pun dapat diberikan vaksin untuk meningkatkan kekebalan tubuh 60-80 % dan vaksin tersebut mampu bertahan hingga 10 tahun lamanya.

Posted in Penyakit Cacar | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Jenis Jenis Penyakit Cacar

Penyakit cacar yang diakibatkan oleh adanya virus dan bakteri virus poks (pox virus). Penyakit cacar ini merupakan penyakit lama yang umumnya banyak menyerang bayi, anak-anak, dewasa bahkan usia lanjut. dari banyaknya kasus, umumnya penyakit cacar ini hanya menyerang bayi atau balita.

Mereka yang menderita penyakit cacar akan mengalai gejala seperti demam, rasa tidak enak pada tubuh, kemudian perlahan timbul bintik-bintik merah yang bergelembung dan lama-kelamaan gelembung atau tonjolan bintik merah tersebut mengandung air dan nanah yang dipenuhi oleh bakteri, tibul rasa gatal ingin menggaruk. Cacar dapat tumbuh di sekitara wajah, tangan, kaki, punggung hingga dada.

Penyakit cacar memiliki beberapa jenis yakni :

1. Penyakit cacar air

Penyakit cacar air ini disebabkan oleh adanya virus yang bernama varicella zoster atau chicken pox. Penyakit cacar air tidak serta merta menyebarkan virusnya namun berjalan secara perlahan mulai dari timbulnya bintil-bintil merah kecil, kemudian setelah beberapa hari bintil merah ini baru akan mulai menyebar ke bagian tubuh lainnya melalui aliran darah dalam tubuh. Namun penyakit cacar air tidak berbahyaya seperti penyakit cacar jenis lainnya. Gejala dari penyakit cacar air ini sama dengan penyakit cacar lain pada umumnya yakni disertai dengan demam.

2. Penyakit Cacar ular

Penyakit cacar ular timbul akibat virus herpes zoster, merupakan reaksi dari penyakit cacar air sebelumnya. Virus dari penyakit cacar air tidak dapat dimusnahkan dengan obat apapun. Namun virus cacar air ini akan tersimpan dalam ganglion atau sistem saraf tubuh bagian dalam lewat aliran darah. Penyakit cacar ular ini juga dapat menimpa orang dewasa. Umumnya penyakit cacar ular ini timbul pada bagian punggung belakang bagian samping kemudian menjalar ke bagian depan dada seperti sisik ular.

Herpes zoster penyebab cacar ular

Penyakit cacar ular ini sebenarnya juga tidak dapat terjadi, namun bila terjadi akibat penurunan daya tahan tubuh atau pengoptimalan sistem kekebalan tubuh yang berfungsi baik secara menyeluruh yang pada akhirnya virus ini akan bekembang dengan baik.

Cacar ular muncul dengan gejala yang sama dengan cacar air. Namun bintil merah pada cacar ular cenderung lebih besar dibanding dengan cacar air dan bila digaruk akan semakin memperlebar dan kemudian meninggalkan bekas luka di atas permukaan kulit, ketika kulit terkelupas maka bagian bawah kulit akan tampak seperti luka atau infeksi.

3. Cacar api atau cacar monyet

Cacar api memang jarang sekali ditemukan dan bahkan hanya 5-10 % penderita cacar api yang ditemukan. cacar api atau yang disebut sebagai impetigo bulosa yang disebabkan adanya bakteri yang bernama Staphylococcus aureus.

Cacar api tampak seperti gelembung yang mengandung air dan nanah seperti terkena sundutan rokok. Bedanya cacar api atau cacar monyet dengan jenis cacar lainnya adalah penyebaran bakteri yang sangat cepat dan gelembung cacar yang berwarna kekuningan dan mudah sekali pecah, dan tumbuh kembali di area yang sama atau lainnya dalam jumlah yang lebih banyak. Umumnya pertama kai tumbuh pada bagian ketiak, dada dan punggung. Pada beberapa penderita cacar ular tumbuh disertai oleh biang keringat.

Posted in Penyakit Cacar | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment